Franchise

Master Proposal Penawaran Kerjasama
Analisis Kelayakan Bisnis
Franchise – Peluang Usaha – Waralaba Roshberry Donuts & Coffee

 

Kantor Pusat :
Roshberry Cafe, BMart Swalayan Lantai 2 Jombang,
Jl. Merdeka 159-B Jombang, Jawa Timur
Telepon : (0321) 855339
Email / Facebook : roshberrydonuts@yahoo.com

 

Contact Person, Owner / Marketing :
Rosidah W. Utami / Choirul Anwar
Alamat : Griya Indah AA-2 Jombang, Jawa Timur
Telepon : (0321) 864285 / 3374186
Hotline : 0858.5035.8188
Email / Facebook : rosidahwidya.utami@yahoo.co.id

Latar Belakang
Berawal tahun 2001 di Jombang, Jawa Timur, di sebuah kedai kecil yang melayani donat kampung khas Indonesia, Donat Kampoeng Utami (DKU) mempunyai komitmen kuat dan terus-menerus untuk melakukan aktivitas penelitian dan pengembangan di berbagai resep donat.

Setelah selama 8 tahun populer sebagai Donat Kampoeng Utami (DKU), maka tahun 2008 DKU dikenal sebagai DKU DONUTS & COFFEE Indonesia, dan informasinya menyebar ke seluruh nusantara. Berbagai media cetak dan elektronik membidik berita resep donat DKU yang sudah go-international dan sukses diaplikasikan di beberapa negara di Asia. Melalui berita di media massa dan tv, DKU menjadi punya peran strategis dalam menaikkan image bisnis kuliner, khususnya bidang donat dan kopi berkualitas internasional di Indonesia. Bersamaan dengan informasi tersebut, Rosidah W. Utami pemilik DKU, menjadi dikenal sebagai satu-satunya pakar resep tepung premix donat local bercita rasa internasional, berkualitas tinggi, sehat, dan halal.

Tahun 2008; Setelah 8 tahun ujicoba resep donat bertaraf internasional,  DKU DONUTS & COFFEE Indonesia berhasil menjalin kerjasama dan memperluas aplikasi resepnya di kawasan Asia. Di luar negeri seperti Malaysia, resep donat premium DKU telah menjadi pemain resep utama dengan reputasi baik untuk donat kualitas premium yang dikemas dalam café bertaraf internasional dengan investasi milyaran rupiah.

Dukungan investasi yang signifikan serta gagasan inovatif tersebut telah berhasil dipadukan dengan konsep gaya hidup masyarakat modern, menekankan pada layanan terbaik, dan didedikasikan untuk melayani keinginan masyarakat terkini. Sehingga resep DKU telah berhasil dieksplorasikan dalam bentuk gerai donuts & coffee modern bertaraf internasional di mancanegara.

Tahun 2010; Setelah membaca kekuatan peluang pasar Indonesia yang luar biasa besarnya, maka DKU berupaya membuka kesempatan waralaba / franchise / peluang usaha kepada seluruh masyarakat local Indonesia yang berjiwa besar, bercita-cita besar, bermotivasi tinggi dan berjiwa entrepreneur handal untuk menjadi pengusaha bidang kuliner, terutama donuts & coffee. Kini, Anda pun dapat bergabung bersama kami, membangun, dan mengguritakan bisnis donuts & bakery di dalam negeri. Tak perlu investasi terlalu tinggi hingga milyaran rupiah, cuma dengan minimum join fee Rp 50 juta, Anda sudah dapat bergabung bersama kami untuk bersama-sama berkembang, maju, tumbuh menjadi besar dan sukses . Sebuah konsep kafe modern kami tawarkan, tempat nyantai, nongkrong, dan ngobrol bagi para masyarakat yang menyukai gaya hidup dinamis yang dilengkapi fasilitas hotspot – free wifi zone.

Sejarah Pendirian
Didirikan pada 2001, Rosidah W. Utami, biasa disapa sebagai Rosidah, membuka toko kecil pertama yang menjual donat kampung tradisional di Jombang, Jawa Timur, Indonesia. Donat ini disukai banyak orang, meskipun tanpa merek. Rosidah yakin bahwa donat buatannya bisa lebih terkenal di masa depan. Akhirnya, pada tahun 2005, Rosidah menciptakan nama sangat unik untuk produknya. Donat buatannya diberi nama Donat Kampoeng Utami (DKU) atau Kampoeng Utami Donuts. Dikenal sebagai Donat Kampung, atau Kampung Utami, atau Donat Utami, atau Utamidonat oleh masyarakat Indonesia. Yang terakhir juga menjadi populer sebagai DKU DONUTS & COFFEE Indonesia. Tahun 2007, Donat Kampoeng Utami telah lulus uji sertifikasi kesehatan pangan DEPKES RI–PIRT No: 206351701636, serta telah teruji sebagai produk halal dan mendapatkan sertifikasi halal LPPOM MUI No: 07100006700808.

 

Tahun 2008, Rosidah telah sukses mengabarkan DKU DONUTS & COFFEE Indonesia menjadi seorang entrepreneur terdepan “pakar resep donat premium Indonesia”. DKU DONUTS & COFFEE Indonesia merupakan donat local berkualitas premium terbaik di Indonesia. Dengan minimum join fee Rp 50 juta, investor sudah dapat bergabung dengan DKU DONUTS & COFFEE Indonesia. Berita pakar donat Indonesia pun bertebaran di media cetak, tv nasional, dan internet memberitakan tentang ‘pakar resep donat premium Indonesia’, diantaranya Radar Mojokerto Jawa Pos, Harian Surya, Harian Kontan, Majalah Wacana Mitra Indofood-Bogasari, Tabloid Ritel Alfamart, Nakita, LeZat, Nova, Tabloid Saji, SCTV, TransTV, ANTV, dan Talk Show Tatap Muka TvOne tahun 2010.

 

Rosidah juga berhasil menciptakan sebuah resep donat kualitas premium kelas dunia. Rosidah pun sukses membawa resepnya, dan telah diaplikasikan di mancanegara tahun 2008. Mahir membuat lebih dari 60 jenis terbaik topping donat kualitas premium. Berpengalaman dalam standar operasional dan prosedur pembuatan donat premium bertaraf internasional dan bercita rasa terbaik. Daya ciptanya yang tinggi, telah mengantarkannya menjadi seorang ahli / pakar resep donat premium, premix, dan topping.

 

Tahun 2009, Rosidah terus berinovasi. Setelah pulang dari mancanegara akhir tahun 2008, Rosidah membangun sebuah brand baru yaitu Roshberry Donuts & Coffee (www.roshberry.com). Café Roshberry dibuka pertama kali tanggal 18 September 2009 dengan konsep café modern, dan free wifi zone. Café Roshberry popular sebagai tempat nongkrong para akademisi dan professional. Dengan minimum join fee Rp 100 juta, investor sudah dapat bergabung dengan Roshberry Donuts & Coffee. Perkembangan Roshberry dapat diikuti melalui account facebook: roshberrydonuts@yahoo.com.

 

Tahun 2010, setelah membaca kekuatan peluang pasar Indonesia yang luar biasa besarnya, maka Rosidah dengan brand DKU DONUTS & COFFEE Indonesia berupaya membuka kesempatan waralaba / franchise / peluang usaha kepada seluruh masyarakat local Indonesia yang berjiwa besar, bercita-cita besar, bermotivasi tinggi dan berjiwa entrepreneur handal untuk menjadi pengusaha bidang kuliner, terutama donuts & coffee yang menawarkan konsep cafe modern di seluruh Indonesia.

 

Hanya DKU Franchise Pilihan Anda, Mengapa?

  1. Berhak memakai brand “DKU Donuts & Coffee Indonesia”.
  2. Berhak menjadi reseller Tepung Premix Donat DKU dalam berbagai kualitas (standar, medium, premium, platinum).
  3. Resepnya telah diakui, dan teruji sukses diaplikasikan oleh beberapa Negara di Asia.
  4. Untuk sekelas resep DKU yang sudah bercita-rasa dunia, investasinya termasuk tidak mahal. Setidaknya minimal pas untuk meng-cover tuntutan kebutuhan market terkini. Penawaran franchise / join fee DKU Donuts & Coffee Indonesia tidak mahal, hanya sebesar Rp 50 juta.
  5. Mempunyai stadarisasi desain produk, kualitas rasa, dan lebih dari 30 topping.
  6. Full support Tepung premix, Bahan Baku, packaging ( box & bag) dengan harga special franchise.
  7. Fokus pada Pelayanan, Kualitas Produk, dan Support System.
  8. GRATIS  dukungan marketing bersama di media massa dan internet.
  9. GRATIS biaya desain café dan kalkulasi material.
  10. GRATIS biaya pelatihan karyawan, konsultasi bisnis yang dituangkan dalam perjanjian di akta notaris.
  11. GRATIS total bahan baku selama 1 minggu grand opening, yang dituangkan dalam perjanjian di akta notaris.
  12. GRATIS Brosur, Baliho, Banner, Donuts Box, Bag, Neon Box selama grand opening, yang dituangkan dalam perjanjian di akta notaris.
  13. GRATIS konsultasi manajemen selama menjadi partner.
  14. Proyeksi Return on Invesment (ROI), modal kembali setelah 9 bulan, atau kurang dari 1 (satu) tahun operasional.
  15. Royalty 5% dari omset (dapat didiskusikan dan/atau sesuai perjanjian).

Support Kami kepada Partner

  1. Melakukan pelatihan karyawan produksi dan penjualan.
  2. Menjamin kesiapan, kecakapan, kemahiran karyawan sehingga siap kerja.
  3. Memberikan standar operasional dan prosedur (SOP) kerja.
  4. Menyediakan dan memasok bahan baku utama, terutama tepung premix donat.
  5. Melakukan kegiatan pemasaran kolektif.
  6. Memberikan konsultasi, monitoring, dan evaluasi total manajemen.

Info Franchise, Kontak dan Alamat

 

DKU DONUTS & COFFEE Indonesia
Website : www.dkudonuts.com
Café : Rosh Café, BMart Swalayan Lantai 2 Jombang, Jawa Timur
Telepon : (0321) 855339

 

Contact Person: Rosidah W. Utami
Alamat : Griya Indah AA-2 Jombang, Jawa Timur
Telepon : (0321) 864285 / (0321) 3374186
Handphone : 0858.5035.8188
Email / Facebook : rosidahwidya.utami@yahoo.co.id

 

Konsep Bisnis
DKU DONUTS & COFFEE Indonesia menawarkan konsep bisnis waralaba / franchise / peluang usaha / kerjasama / join kepada seluruh masyarakat local Indonesia yang berjiwa besar, bercita-cita besar, bermotivasi tinggi dan berjiwa entrepreneur handal untuk menjadi pengusaha bidang kuliner. Konsepnya yaitu menu donuts & coffee yang disajikan secara fresh & delicious, dalam konsep café premium yang di desain sebagai tempat nongkrong bagi yang berjiwa muda, para akademisi dan professional yang dinamis mengikuti gaya hidup (life-style) terkini. Café dilengkapi free wifi zone seluas 60m2-72m2 di lokasi strategis.

 

Konsep Café Modern DKU Donuts & Coffee, tempat nyantai, nongkrong, dan ngobrol bagi mereka yang dinamis. Ditempatkan di lokasi strategis di area seluas 60m2-72m2, dan dilengkapi hotspot – free wifi zone.

 

Produk Utama
Produk utama DKU DONUTS & COFFEE Indonesia difokuskan pada :

  1. Donuts : 33 variant donat kualitas premium, cita-rasa internasional.
  2. Coffee : Hot & Cool Coffee, & Other Beverages.
  3. Optional Product : Bakery, Brownies, Cake, Tart.

 

 

Produk Utama DKU Donuts : 33 varian donat bercita-rasa internasional hasil uji resep selama 8 tahun, telah diaplikasikan di gerai mewah di mancanegara.

Target Market

Market share DKU DONUTS & COFFEE Indonesia sebagai kelompok sasaran yaitu kalangan masyarakat semua umur yang difokuskan pada :

  1. Kelompok market status social middle-top;
  2. Kelompok market baru yang sedang menuju gaya hidup middle-top;
  3. Job order untuk berbagai even, sesuai kebutuhan market.

Lokasi Café

Lokasi café ditargetkan pada lokasi yang sangat strategis, terutama di :

  1. Mini Market / Swalayan
  2. Supermarket / Mall
  3. Tempat Rekreasi Strategis
  4. Kawasan Pusat Belanja
  5. kawasan Pusat Pendidikan

Syarat Menjadi Partner Bisnis

  1. Berjiwa besar, bercita-cita besar, punya motivasi tinggi, serta berjiwa entrepreneur.
  2. Menyukai bisnis kuliner, terutama di bidang donuts, bakery & coffee.
  3. Bersedia bekerja keras, pro-aktif, komitmen, dan konsisten dalam menjalankan bisnis kuliner.
  4. Bersedia mengevaluasi market secara berkala dalam rangka meningkatkan penjualan.
  5. Komitmen mengikuti standar operasional dan prosedur (SOP) kerja DKU Donuts & Coffee Indonesia.
  6. Komitmen mengembangkan bersama brand / merek DKU Donuts & Coffee Indonesia.
  7. Komitmen selalu membeli bahan baku utama, terutama tepung premix donat dari DKU Donuts & Coffee Indonesia.
  8. Memahami makna profit dan resiko bisnis apapun, terutama bisnis kuliner, terlebih setelah bergabung dengan DKU Donuts & Coffee Indonesia.
  9. Menyiapkan SDM yang cakap untuk bersedia dilatih di produksi dan penjualan.
  10. Memiliki lokasi usaha yang strategis sesuai yang ditetapkan seluas 60m2 – 72m2, dengan ukuran 5m x 12m sampai  6m x 12m.
  11. Memiliki pendanaan yang cukup untuk bergabung bersama DKU Donuts & Coffee Indonesia.
  12. Bersedia menjadi agen / distributor / reseller Tepung Premix Donat DKU dan bahan baku lainnya yang berkaitan dengan produk utama.

 

Peranan Partner Bisnis

  1. Mengajukan usulan lokasi tempat bisnis. Dianjurkan di kawasan strategis  yaitu Mini Market / Swalayan; Supermarket / Mall; Tempat Rekreasi Strategis; Pusat Belanja; Pusat Pendidikan.
  2. Melakukan fungsi pengawasan manajemen secara menyeluruh sehingga operasional café dapat berjalan dengan baik.
  3. Memberikan laporan pertanggungjawaban hasil penjualan (omset).
  4. Secara terus menerus memberikan support kepada Karyawan dalam tugas sehari-hari.
  5. Bertanggung jawab atas seluruh biaya operasional café.
  6. Melakukan kegiatan pemasaran secara terus-menerus di sekitar café radius 10 km dari café.

 

 

 

 

Cara Menjadi Partner Bisnis

  1. Mengisi Formulir Aplikasi Permohonan sebagai Partner Bisnis.
  2. Membayar Booking Fee minimal 20% dari nilai investasi franchise, atau minimal Rp. 10.000.000,- dan melunasi sisanya sebesar Rp 40.000.000, dalam waktu 14 hari.
  3. Survey Lokasi & Pemetaan Market.
  4. Presentasi Teknis & Aplikasi Bisnis
  5. Penandatanganan Agreement (Perjanjian Kerjasama).
  6. Training / Pelatihan Karyawan (Produksi & Penjualan) selama 1 bulan.
  7. Penyerahan Paket Bisnis Lengkap.
  8. Grand Opening, dan GRATIS bahan baku selama seminggu operasional.
  9. Setelah seminggu operasional, Partner bisnis wajib komitmen membeli bahan baku utama yaitu tepung premix donat dari DKU Donuts & Coffee Indonesia. Hal ini untuk menjaga standarisasi kualitas cita-rasa dan jaminan produk halal. Biaya pengiriman bahan baku ditanggung oleh Partner bisnis.

 

Analisis Kelayakan Bisnis

Omset / Penjualan Harian

Asumsi omset setiap café membutuhkan bahan baku minimal sebanyak 10 pack tepung premix donat per hari, untuk diolah  menjadi 600 donat per hari, buka café: jam 9 pagi –  9 malam dengan kondisi market stabil, maka omset ideal minimum per café sebagai berikut.

Omset DONAT

Retail 20% pembeli Terjual 120 donat Per 1 Donat, 

@Rp 3000

Rp        360.000,-
Paket 2 20% pembeli Terjual 120 donat 

( 2 donat x 60 paket)

Paket 2 Donat, 

@Rp 5000

Rp        300.000,-
Paket 6 

( 1/2 lusin)

40% pembeli Terjual 240 donat 

( 6 donat x 40 paket)

Paket 6 Donat, 

@Rp 14.000

Rp        560.000,-
Paket 12 

( 1 lusin)

20% permbeli Terjual 120 donat 

( 12 donat x 10 paket)

Paket 12 Donat, 

@Rp 25.000

Rp        250.000,-
TOTAL OMSET HARIAN DARI DONAT Rp       1.470.000,-
TOTAL OMSET BULANAN DARI DONAT Rp   44.100.000,-

 

 

 

Omset MINUMAM

Retail 10% pembeli donat, makan/minum di tempat (dine in) Sebanyak 60 pembeli donat, juga membeli produk minuman 

di café (dine in)

Harga per 1 minuman rata-rata @Rp 6.000 Rp        360.000,-
TOTAL OMSET HARIAN DARI MINUMAN Rp        360.000,-
TOTAL OMSET BULANAN DARI MINUMAN Rp     10.800.000,-

 

GRAND TOTAL OMSET HARIAN DONAT + MINUMAM Rp      1.830.000,-
GRAND TOTAL OMSET BULANAN DONAT + MINUMAM Rp  54.900.000,-

Biaya Harga Pokok Produksi (HPP) :

HPP Donat :

Bahan Baku + Topping,  600 donat 600   x Rp 1.250,- Rp       750.000,-
Kemasan (Box & Bag) 600   x Rp   350,- Rp       210.000,-
Lain-Lain 600   x Rp   100,- Rp         60.000,-
TOTAL BIAYA HPP HARIAN UNTUK DONAT Rp       1.020.000,-
TOTAL BIAYA HPP BULANAN UNTUK DONAT Rp   30.600.000,-

 

HPP Minuman :

Bahan Baku Minuman, asumsi 10% pembeli donat, makan/minum di tempat (dine in) 60   x Rp 2.000,- Rp        120.000,-
Kemasan (Cup) 60   x Rp   900,- Rp        54.000,-
Lain-Lain 60   x Rp   100,- Rp          6.000,-
TOTAL BIAYA HPP HARIAN UNTUK MINUMAN Rp        180.000,-
TOTAL BIAYA HPP BULANAN UNTUK MINUMAN Rp    5.400.000,-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Laba Kotor (Gross Profit)

Laba Kotor “Donat”

LABA KOTOR (GROSS PRIFIT) 

HARIAN DONAT

Rp 1.470.000 – Rp 1.020.000 Rp     450.000,-
LABA KOTOR (GROSS PRIFIT) 

BULANAN DONAT

Rp 44.100.000 – Rp 30.600.000 Rp   13.500.000-
PROSENTASI LABA KOTOR TERHADAP PENJUALAN DONAT 30.61%

Laba Kotor “Minuman”

LABA KOTOR (GROSS PRIFIT) 

HARIAN MINUMAN

Rp 360.000 – Rp 180.000 Rp        180.000,-
LABA KOTOR (GROSS PRIFIT) 

BULANAN MINUMAN

Rp 10.800.000 – Rp 5.400.000 Rp   5.400.000,-
PROSENTASI LABA KOTOR TERHADAP PENJUALAN MINUMAN 50,00%

 

GRAND TOTAL LABA KOTOR HARIAN DONAT + MINUMAM Rp        630.000,-
GRAND TOTAL LABA KOTOR BULANAN DONAT + MINUMAM Rp   18.900.000,-
% GRAND  TOTAL LABA KOTOR TERHADAP TOTAL PENJUALAN 34,43%

Biaya Tetap (Fixed Cost) Per Bulan :

Biaya Gaji Pegawai 8 Orang Rp     6.400.000,-
Biaya Sewa Tempat 5% dari Omset Rp     2.745.000,-
Biaya Kantor, Telepon & Internet Rp     1.000.000,-
Royalty 5% dari Omset Rp     2.745.000,-
TOTAL BIAYA TETAP PER BULAN Rp   12.890.000,-
PROSENTASI BIAYA TETAP TERHADAP PENJUALAN 23.48%

Laba Bersih (Net Profit) Per Bulan :

Laba Bersih per Bulan = Laba Kotor Bulanan – Biaya Tetap Bulanan 

= Rp 18.900.000 – Rp 12.890.000

Rp  6.010.000,-
PROSENTASI LABA BERSIH TERHADAP PENJUALAN 10,95%


Pengembalian Modal (Return of Investment / ROI) :

PENGEMBALIAN MODAL = MODAL AWAL INVESTASI / LABA BERSIH, 

= Rp 50.000.000 / Rp 6.010.000

± 9 BULAN
Jadi modal Anda akan kembali setelah 9 bulan operasional dengan jumlah penjualan minimum 600 donat per hari dan produk beverages 60 item per hari.

Peluang Menjadi Agen Distributor Tepung Premix
Kami juga memberikan peluang kepada Partner bisnis untuk menjual tepung premix donat. Syarat dan ketentuan berlaku sebagai berikut.

  1. Secara formal telah menjadi Partner bisnis sejak akta perjanjian kerjasama ditanda tangani.
  2. Setiap Partner bisnis diberi kewenangan menjual tepung premix sesuai wilayahnya masing-masing.
  3. Mempunyai tempat untuk Storage, kendaraan untuk mendistribusikan tepung premix kepada pelanggan.
  4. Pengambilan paket pertama minimum 20 pack.
  5. Pengelolaan dan biaya yang ditimbulkan untuk storage, distribusi, penjualan, dan pemasaran sepenuhnya menjadi tanggung jawab Partner bisnis.
  6. Profit dari hasil penjualan tepung premix sepenuhnya menjadi hak Partner bisnis.


Reward Plus Plus:
Sangat pantas mendapatkan Reward++ bagi Partner bisnis yang punya potensi luar biasa untuk mengembangkan bisnis ini. Reward akan diberikan sekaligus kepada para Partner bisnis yang mampu mendapatkan calon yang bergabung menjadi Partner bisnis baru, dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Reward++ berupa Komisi / Bonus 5% nilai investasi bagi Partner yang memberikan informasi kepada calon investor sehingga akhirnya calon investor benar-benar bergabung menjadi Partner bisnis baru kami.
  2. Reward++ berupa penurunan prosentase royalty sebesar 1% dari omset berdasarkan akta perjanjian royalty terakhir.
  3. Reward++ berupa dobel potongan untuk pembelian tepung premix donat. Yaitu potongan harga khusus sebagai member Partner bisnis, plus potongan 10% lagi dari harga member.

 

 

 

 

 

Profil DKU di Media Massa & TV

Berbagai media massa dan tv yang memberitakan DKU DONUTS & COFFEE Indonesia diantaranya Radar Mojokerto Jawa Pos, Harian Surya, Harian Kontan, Majalah Wacana Mitra Indofood-Bogasari, Tabloid Ritel Alfamart, Tabloid Nakita, Tabloid Lezat, Tabloid Nova, Tabloid Saji, SCTV, TransTV, ANTV, dan Talk Show Tatap Muka TvOne tahun 2010. Soft copy beritanya ada blog http://utamidonat.blogspot.com

  1. “DKU Donuts & Coffee – Donat Kampoeng Utami” di Acara Jelang Siang  Trans-TV, 27 April 2010.
  2. Talk Show “Tatap Muka TvOne”, Owner DKU Donuts & Coffee Indonesia di TvOne ‘Terdepan Mengabarkan’ bersama Farhan, 7 Februari 2010.
  3. “Dari Grand Opening Roshberry Donuts & Coffee; Kembangkan Produk Lokal, Hadang Produk Asing”, Jawa Pos, Radar Mojokerto, 26 Oktober 2009.
  4. “Inspirasi: Rosidah W. Utami Owner Roshberry Donuts & Coffee; Berobsesi Jadikan Donat Premium Sebagai Gaya Hidup”, Jawa Pos, Radar Mojokerto, 25 Oktober 2009.
  5. “DKU Donuts Siap Kembangkan Konsep Gerai Premium”, Jawa Pos, Radar Mojokerto, Juli 2009.
  6. “Donat Kampoeng Utami Kualitas Premium”, Tabloid Saji, Juni 2009.
  7. “Hobi Membawa Kesuksesan”, Tabloid Koki, April 2009.
  8. “Donat Kampung Masuk Kota, Harga Murah, Rasa Mewah”, Tabloid NOVA No. 1092/XXI, Edisi 26 Januari – 1 Februari 2009.
  9. “Donat Kampoeng Utami (DKU), Donat Kualitas Premium Asal Jombang Bertahan di Tengah Krisis Global”, Liputan 6 Siang SCTV, Januari 2009.

10.  “Naik donat, Berangkat ke Malaysia”, Jawa Pos, Radar Mojokerto, 21 December 2008.

11.  “Donat Kampoeng Utami Made in Jombang”, Harian Surya, 4 Oktober 2008.

12.  DKU, Maknyus dari Jombang, Wisata Kuliner Trans TV, 17 September 2008.

13.  “Nama Boleh Kampung, tapi Kualitas Ekspor”, Majalah Wacana Mitra Indofood-Bogasari, Edisi Bulan Juni 2008.

14.  “Merajut Sukses dengan Donat Kampung”, Tabloid LeZAT, Tabloid Recipes & Tips, Edisi : 30 Jan – 12 Feb 2008, hal:20.

15.  “Gampang Lho Bikin Donat”, Tabloid RITEL Alfamart, Edisi: 005, hal:20-21, Desember 2007.

16.  “Pilih Rasa di blog Donat”, Harian Surya, Jumat 02 November 2007.

17.  “Kemana Lagi Belanja Lebaran”, Tabloid NAKITA, Edisi 09442, September 2007.

18.  “ Donat Kampoeng Utami, Sukses pada Pameran Gelar Potensi Jombang (GPJ) 2007”, Jawa Pos – Radar Mojokerto : Selasa 14 Agustus 2007.

19.  Profil UKM-IKM Jombang, Rosidah W Utami, Pengusaha Donat Rp 500, Obsesi Jadikan Oleh-oleh Khas Jombang”, Jawa Pos – Radar Mojokerto : Minggu, 1 Juli 2007.

 

Sebagian Profil DKU: Tabloid NOVA, 26 Jan 2009

(Sebuah Story : Catatan Perjalanan, Perjuangan, Perkembangan DKU Donuts Tahun 2001-2008).

 

“Donat Kampung Masuk Kota, Harga Murah, Rasa Mewah”, Tabloid NOVA No. 1092/XXI 

Edisi 26 Januari – 1 Februari 2009

 

 

 

 

 

 

 

Versi Teks:

“Donat Kampung Masuk Kota, Harga Murah, Rasa Mewah”, Tabloid NOVA No. 1092/XXI, Edisi 26 Januari – 1 Februari 2009

Usaha yang digawangi Rosidah Widya Utami (35) ini, kelihatannya sepele. Ia “cuma” berjualan donat kampung seharga Rp 500. Tapi soal rasa? Tak kalah wah dengan yang dijual di mal-mal. Kini, donat produksinya sudah singgah ke kota-kota besar. Bahkan dijual di luar negeri.

 

Donat Kampoeng Utami (DKU), demikian Utami menamai dagangannya. Dengan harga Rp 500 dan cara promosi memanfaatkan fasilitas blog, DKU asal Jombang dikenal luas. Malah, donat jenis premium buatan Utami, juga sudah diproduksi dan dijual di beberapa gerai mewah di Malaysia.

Memperkenalkan produknya hingga ke Mancanegara, diakui Utami tidaklah mudah. Delapan tahun Sarjana Fakultas Ilmu Administrasi Univeritas Brawijaya ini melakukan riset demi menemukan formula yang pas untuk membuat donat berkualitas.

Kecintaan Utami pada tata boga memang sudah terbangun sejak remaja. Adalah sang ibu yang menularkan kemahiran memasak padanya. Cinta itu terus berlanjut sampai ke perguruan tinggi dan ketika mulai bekerja di perusahaan sepatu di Jombang. “Saya menerima pesanan kue dari teman-teman kantor. Pokoknya, saya cinta sekali dengan dunia boga. Meski seharian sudah capek bekerja, tapi kalau ada pesanan kue, rasa pegal itu hilang,” imbuhnya.

Akhirnya, setelah menikah, Utami putar haluan. Dia berhenti kerja dan membuka toko kelontong di rumah. Selain memberikan hasil, ia merasa bisa lebih fokus mengurus anak. Kembali “jiwa boga”nya memanggil-manggil. Alhasil, ia menutup toko kelontong dan sebagai gantinya, “Saya jualan kue. Fokusnya jualan donat.”

Utami memilih donat bukan tanpa alasan. “Meski bukan asli makanan Indonesia, tapi donat dikenal kalangan masyarakat atas sampai bawah.”

Pakai Label

Awalnya, utami melakoni hampir segalanya. Mulai membuat hingga menjual, dilakoninya sendiri. Berhubung belum tahu teknik pemasaran yang bagus, donatnya hanya dijajakan ke sekolah TK, tempat pengajian, bazar, sampai dititipkan di tukang sayur keliling. “Bagi saya, yang penting laku. Apa pun caranya,” katanya.

Hasilnya? “Jauh dari harapan.” Hampir setiap hari, antara yang terjual dan sisanya, selalu lebih banyak sisa. “Padahal, menurut saya, donat buatan saya murah, enak, dan bersih. Saya juga heran, kok, enggak laku.” Di tengah kebingungan, muncul ide segar. Bersamaan dengan ditemukannya nama yang pas, Donut Kampoeng Utami, produknya dikemas secara menarik, diberi label yang berisi alamat lengkap dengan nomor telepon plus layanan SMS. “Label, kan, ibarat kartu nama. Dari 100 buah donat yang terjual, logikanya, 100 orang jadi tahu nama dan alamat tempat tinggal saya.”

Benar saja. Telepon di rumahnya terus berdering. Sebagian memesan, lainnya sekadar tanya harga. “Bagi saya, tak masalah. Yang penting, orang sudah kenal DKU,” kata Utami yang sejak itu banyak komunitas ibu-ibu pengajian di Jombang memilih donat bikinannya sebagai suguhan.

Singkat cerita, DKU makin populer. Bisa dibilang, jadi ciri khas oleh-oleh Jombang. Selain rasanya enak, harganya pun murah, yakni Rp 500 per buah! “Buat saya, jual kue di mal dan laku, itu wajar. Tapi bagaimana caranya menjual kue buatan kampung tapi bisa laku, itu yang jadi tantangan,” ujar Utami.

Rambah Dunia Maya

Lantas apa lagi yang dilakukan Utami? Ia mulai memasuki dunia maya, membuat blog. “Setiap kegiatan saya mengembangkan usaha, saya tulis.” Di sisi lain, ia juga meningkatkan kualitas dan melakukan inovasi. Utami tak lagi sekadar membuat donat kampung standar bertabur gula halus seharga Rp 500, melainkan juga aneka varian. Ada donat rasa stroberi dan melon yang dibandrol Rp 1.000, atau donat cokelat dan keju seharga Rp 2.000.

Donat varian baru ini dinamainya donat premium. Tak mudah menemukan formula donat jenis ini. Secara kualitas, rasanya tak kalah dengan donat kelas mal, tetapi harganya jauh lebih murah. Untuk bisa menciptakan donat dengan rasa istimewa, ia perlu waktu cukup panjang dan tak jarang mengalami kegagalan. Kini donat premium Utami dalam proses hak paten.

Agar tidak merusak pasar, Utami tak memasarkan produk premiumnya ini di sembarang tempat. “Sengaja tak diproduksi secara massal, sebab bahannya memang pilihan dan harganya di atas yang sudah ada. Untuk itu, saya sengaja menawarkan pada investor yang berminat untuk mengembangkan,” tutur Utami yang pernah mendapat kunjungan 40 orang ibu dari Malaysia.

 

Dilirik Investor Asing

Usaha Utami tidak sia-sia. Beberapa bulan lalu, seorang investor dari Malaysia yang mengetahui kiprahnya lewat blog. Setelah bertemu, sang investor minta dibuatkan satu paket donat premium yang diinginkan. “Ternyata cocok. Saya dan keluarga lalu diminta ke Malaysia untuk teken kontrak kerjasama.” Selain itu, sambungnya, selama tiga bulan di Malaysia, Utami juga diminta untuk mengajari para karyawan soal ilmu membuat donat.

Utami berkisah, sekarang produk donat tersebut sudah besar sekali di Malaysia. “Sudah punya tiga cabang besar dan mewah dengan nilai investai milyaran rupiah,” kata Utami sambil berututr, setiap bulannya dia mendapat royalty cukup besar dari investor tersebut.

Masih menurut Utami, sebenarnya dia tidak akan menyerahkan formula donat tersebut kepada pengusaha asing andai saja ada investor yang berminat mengembangkannya. Utami merasa, pengusaha Indonesia sepertinya justru lebih tertarik membeli karya dari orang asing ketimbang karya bangsanya sendiri.

“Orang kita lebih senang membeli franchise yang berasal dari luar negeri. Padahal, orang kita bisa, kok, membuat donat selezat buatan luar negeri. Nyatanya, karya saya sekarang sejajar dengan buatan luar negeri,” ujar Utami sambil menjelaskan, di Malaysia harga donat “temuan”nya itu dijual sekitar Rp 5 ribu.

Diundang Mengajar

Keinginan Utami, saat ini terus melakukan eksperimen untuk mencari formula donat yang lebih istimewa lagi, sekaligus berharap ada investor lain lagi yang mengajak kerjasama, mengembangkan. Akibat kesuksesannya, Utami juga sering diminta beberapa perguruan tinggi untuk member materi kewirausahaan.

Kendati sudah berhasil menciptakan donat kelas premium, namun untuk keseharian Utami tetap memproduksi donat kelas standar yang dijual dirumah atau secara pesanan. Untuk saat ini, Sembilan puluh persen terjual secara pesenan, sedangkan selebihnya membeli langsung di Malaysia kuenya yang menempati sisi kanan rumahnya. Minimal 500 donat kampong ia produksi per hari. Nah, siapa tertarik berbisnis donat? Semangat Utami ini bisa menjadi cambuk yang bermanfaat.

Gandhi Wasono M.
Foto: Gandhi Wasono M./NOVA, Dok.Pribadi,

Dikutip dari : Nova Online, Jumat 30 Januari 2009

http://www.tabloidnova.com/article.php?name=/donat-kampung-masuk-kota-harga-murah-rasa—mewah&channel=news/peristiwa

 

 

 

 

 

Profil : Rosidah W. Utami,

Pemilik DKU dan Gerai Roshberry Donuts & Coffee di Radar Mojokerto,

Jawa Pos, 25 Oktober 2009

 

(“Inspirasi: Rosidah W. Utami Pemilik DKU dan Gerai Roshberry; Berobsesi Jadikan Donat Premium Sebagai Gaya Hidup”, Jawa Pos, Radar Mojokerto, 25 Oktober 2009).

 

 

“Bisnis itu ibarat anak panah.

Ketika Anda menemukan jawaban atas segala macam permasalahannya,

maka Anda tak akan bisa menghentikannya”,

(Rosidah W. Utami, 2010).

*** SELAMAT BERGABUNG DAN PASTIKAN,

ANDA YAKIN MAJU BERSAMA KAMI ***

Info Franchise 24 Jam Hubungi :

0858-5035-8188